hidangan istimewa kolese mikael

Mikael Juarai Bidang CADD LKS Propinsi Jawa Tengah


Semangat dapat pula didapat dari dukungan sekitar kita yang peduli terhadap kinerja kita. Jika kita mendapat kesuksesan atau kemenangan, mereka jugalah yang menjadi pemenang.”

- Andi Prasetyo, Duta Lomba CADD LKS Propinsi Jawa Tengah 2011 -


Tahun pelajaran ini, SMK Mikael mendapat tempat kehormatan mewakili Kota Solo tercinta untuk maju di bidang CADD (Computer Aided Drawing and Design) dalam rangka Lomba Ketrampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Propinsi Jawa Tengah. Lomba ini dilaksanakan pada tanggal 18-21 Oktober 2011 di Kota Pati. Wakil kita di ajang kompetisi ini adalah Andi Prasetyo, teman kita kelas XII D. Selamat untuk Andi karena sudah berhasil menjalankan tugas dengan baik dan merebut posisi pertama. Atas pengalaman tersebut, Andi menceritakan sedikit pengalaman yang diperolehnya. Barangkali kita bisa belajar sedikit dari keberhasilan yang dicapainya.


Bagaimana persiapan menjelang pelaksanaan lomba itu?

Persiapan yang saya lakukan adalah mempelajari software computer untuk menggambar teknik. Persiapan yang dilakukan sekitar 1 bulan. Awal-awalnya, saya sempat kekurangan informasi dari panitia pusat karena tempat perlombaannya di Pati.

Sebelumnya mendapat informasi, software yang saya perdalam adalah Solidwork dalam waktu 1 minggu. Tapi, setelah saya mencari informasi dari internet, saya baru tahu bahwa software yang digunakan adalah AutoCAD, Inventor, dan Mechanical Desktop.

Akhirnya, saya dibantu guru pembimbing saya, Bapak Alexander Arief untuk mempelajari software Inventor. Saya memperdalam software tersebut sampai 1 hari sebelum hari keberangkatan.


Bagaimana perasaan ketika menjalani lomba?

Hari pertama, kami sebelumnya mengikuti Technical Meeting sebelum pelaksanaan. Pelaksanaannya diadakan di suatu ruangan yang di dalamnya disediakan 14 set perangkat computer, 2 komputer cadangan, dan 2 printer. Pada saat lomba hari pertama, ada dua sesi, yaitu membuat sketsa dan membuat gambar kerja dari sketsa yang telah dibuat dengan computer.

Saya sedikit minder karena teman-teman lain mengerjakan dengan cepat . Komputer saya sempat hang 1 kali sehingga pekerjaan saya tertunda hampir 10 menit. Dua sesi tersebut mempunyai total waktu 1,5 jam untuk sketsa dan 3 jam untuk menggambar dengan computer.

Di hari pertama, saya menyesal dengan hasil pekerjaan yang saya kerjakan di sesi kedua. Saat itu, saya memprioritaskan untuk mengerjakan gambar yang mudah. Alhasil, ada satu gambar yang mempunyai nilai tinggi yang belum sempat saya kerjakan, yaitu roda gigi lurus digabung roda gigi helix.

Pembimbing saya terus menyemangati supaya di hari kedua saya harus bisa menentukan prioritas dan tidak selalu melihat hasil teman yang sudah lebih cepat selesai.

Hari kedua, ada dua sesi juga, yaitu membuat gambar kerja dan gambar rakitan tiga dimensi. Dalam mengerjakan sesi satu, saya begitu yakin dengan hasil saya karena pada soal gambar, terdapat bagian yang dikerjakan dengan Milling walaupun itu Hand Wheel (Roda Pemutar). Untuk sesi kedua, saya juga kewalahan dengan waktu karena untuk gambar 3D, saya belum sempat mencantumkan etiket yang berisi nama setiap item, jumlah, material, nomor gambar, dll. Pada kesempatan print out, hasil teman lain tidak menampakkan pengerjaan roda pemutar dengan prose milling. Namun, saya yakin gambar saya tidak ada masalah.

Akhirnya, dua hari perlombaan telah usai. Sorenya, setelah lomba, diadakan penutupan sekaligus pengumuman pemenang.


Apa yang kamu rasakan ketika dibacakan pengumuman?

Pada awalnya, saya berpikir hanya mendapat juara harapan. Namun, Tuhan berkehendak lain. Nama saya disebut saat diumumkan kategori juara pertama.

Perasaan saya sungguh senang. Saya masih tidak menyangka. Namun, saya segera teringat bahwa keyakinan saya sudah ada sejak menggambar sketsa dan saat mengambar hand wheel. Keyakinan inilah yang menuntun saya mendapatkan juara pertama di tingkat propinsi.


Apa yang kamu pelajari dari pengalaman itu?

Saya mendapat pengertian bahwa mengerjakan sesuatu harus tetap semangat. Yang penting, kita percaya diri dengan hasil kita. Ada hal yang tidak kalah penting adalah minta pertolongan pada Tuhan sebelum melakukan sesuatu. Semangat dapat pula didapat dari dukungan sekitar kita yang peduli terhadap kinerja kita. Jika kita mendapat kesuksesan atau kemenangan, mereka jugalah yang menjadi pemenang.


“Veni, Vidi, Vici – Aku Datang, Aku Lihat, Aku Menang.” Belajar dari pengalaman Andi, semua orang dapat memperoleh keberhasilan jika semua itu dipersiapkan dan dilakukan dengan baik. Semoga hidup kita menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Itu.